ROKAN HULU – RIAU, Mulpulau.DiMataHati.Com
Pasir Pengaraian – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian menggelar kegiatan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) bagi warga binaan sebagai upaya penjaringan sekaligus deteksi dini penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan sifilis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Lapas Pasir Pengaraian pada Senin (29/6/2026).
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian dengan RSUD Rokan Hulu dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Melalui layanan Mobile VCT, warga binaan memperoleh pemeriksaan kesehatan, konseling, serta tindak lanjut pengobatan bagi mereka yang membutuhkan penanganan medis.
Mobile VCT merupakan bagian dari komitmen Lapas Pasir Pengaraian dalam mendukung upaya pencegahan, pengendalian, dan penanganan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Dengan deteksi dini, kondisi kesehatan warga binaan dapat dipantau secara berkala sehingga penanganan medis dapat diberikan secara cepat dan tepat.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi P. Purba, berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubsi Perawatan Jaya Harsa, tim medis dari RSUD Rokan Hulu, petugas kesehatan Lapas, serta warga binaan yang menjadi peserta pemeriksaan.
Kasi Binadik dan Giatja, Andi Rahman, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan RSUD Rokan Hulu dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan.

“Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan RSUD Rokan Hulu dalam pelaksanaan Mobile VCT ini. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada warga binaan. Melalui deteksi dini, kami berharap potensi penyebaran penyakit dapat dicegah sedini mungkin, sehingga warga binaan yang membutuhkan penanganan dapat segera memperoleh layanan medis yang tepat,” ujar Andi Rahman.
Melalui kolaborasi ini, Lapas Pasir Pangarayan berharap kesadaran warga binaan terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala semakin meningkat. Selain itu, deteksi dini dan pengobatan yang tepat diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas dari penyebaran penyakit menular.
(HumasLP/Mulpulau)
Mul.DiMataHati.Com














