ROKAN HULU | dimatahati.com- Polsek Rokan IV Koto terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pemantauan rutin budidaya jagung di Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kamis (25/6/2026).
Kapolsek Rokan IV Koto bersama personel turun langsung ke lahan jagung seluas sekitar dua hektare untuk memantau perkembangan tanaman yang telah berumur sekitar 46 hari. Pemantauan difokuskan pada pertumbuhan tanaman, pemupukan, kebersihan lahan, serta deteksi dini potensi serangan hama yang dapat memengaruhi produktivitas.
Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar tanaman jagung tumbuh optimal. Sejumlah tanaman yang terdampak hama dan mati menjadi perhatian untuk segera dikendalikan agar tidak memengaruhi hasil panen. Langkah ini memastikan budidaya tetap sesuai anjuran sehingga menghasilkan jagung yang aman dikonsumsi, berkualitas, memenuhi standar keamanan pangan, dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Selain melakukan pemantauan, personel Polsek juga memberikan pendampingan dan motivasi kepada petani agar menerapkan budidaya sesuai rekomendasi pertanian, mulai dari perawatan tanaman, pemupukan yang tepat, hingga pengendalian hama secara bijaksana. Upaya tersebut diharapkan mampu menghasilkan jagung yang aman dikonsumsi, berkualitas, memenuhi standar keamanan pangan, sekaligus meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi hasil pertanian.Kapolsek Rokan IV Koto IPTU Dodi Ripo Saputra, S.H., M.H., mengatakan pendampingan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor pertanian.
“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendampingi petani agar menerapkan budidaya sesuai anjuran. Dengan demikian, hasil panen diharapkan aman dikonsumsi, berkualitas, memenuhi standar keamanan pangan, memiliki nilai jual yang baik, serta mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,” ujar Kapolsek.
Berdasarkan perkembangan tanaman saat ini, panen diperkirakan berlangsung pada pertengahan Agustus 2026. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen, memperkuat kesejahteraan petani, serta menjaga ketersediaan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.














