Pekanbaru – Sehubungan dengan berkembangnya narasi yang mengaitkan gerakan kami dengan kelompok lain, maka dengan ini Gerakan Aliansi Mahasiswa Pecinta Unilak (GAMPU) memberikan klarifikasi tegas sebagai berikut:
Kami menegaskan bahwa aksi massa yang kami lakukan pada hari ini, Rabu, 6 Mei 2026, BUKANLAH aksi jilid II dari gerakan mana pun, dan BUKAN merupakan aksi lanjutan dari Aliansi Mahasiswa Peduli Unilak (AMPUN) yang digelar pada April lalu.
Gerakan GAMPU lahir dari keresahan murni mahasiswa yang melihat kondisi kampus semakin memprihatinkan. Kami berdiri di atas kaki sendiri, dengan kajian mandiri, dan membawa tuntutan yang lahir dari suara akar rumput mahasiswa hari ini.
Ini adalah Real Aksi dari GAMPU. Kami memiliki struktur, garis perjuangan, dan tuntutan yang spesifik mengenai transparansi proyek gedung Rp10 miliar serta bobroknya fasilitas kampus. Kami tidak berafiliasi atau berada di bawah bayang-bayang aliansi lain yang telah bergerak sebelumnya.
Peringatan Terhadap Pihak Penunggang Kepentingan
Kami menghimbau dengan keras kepada pihak-pihak tertentu—baik internal maupun eksternal—yang memiliki kepentingan politis untuk:
• Stop Mengklaim bahwa gerakan ini adalah bagian dari agenda mereka.
• Stop Mempolitisasi keringat dan suara mahasiswa GAMPU demi keuntungan personal atau kelompok tertentu.
• Gerakan ini milik mahasiswa yang peduli pada keselamatan dan masa depan Unilak, bukan milik mereka yang sekadar mencari panggung atau mengklaim perjuangan orang lain.” Tegas yufandri(kordum) dan Munawar harahap(korlap) , selalu kordinator aksi
Kami datang untuk menuntut jawaban nyata dari Rektor, bukan untuk menjadi alat bagi kepentingan siapa pun. Jika tuntutan kami mengenai audit transparan dan pemutusan kontrak pemborong bermasalah tidak dipenuhi, GAMPU akan tetap konsisten berjuang dengan cara kami sendiri.
Hidup Mahasiswa!
Salam Perjuangan, GAMPU!















