ROKAN HULU – Menjelang berakhirnya masa jabatan Kepala Desa Sungai Dua Indah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, masyarakat desa kembali dihadapkan pada momentum demokrasi penting melalui pemilihan kepala desa (Pilkades) yang akan datang. Agenda ini bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, melainkan penentu arah masa depan desa dalam berbagai aspek, mulai dari pemerintahan, pembangunan, hingga persatuan sosial masyarakat.
Gayos Alfajri, S.IP., M.IP., akademisi dari Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Rokania sekaligus putra asli Desa Sungai Dua Indah, menilai bahwa Pilkades harus dimaknai sebagai kesempatan besar untuk melahirkan pemimpin yang bukan hanya mampu menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga menjadi figur pemersatu seluruh elemen masyarakat.
Menurut Gayos, desa yang kuat bukan hanya dibangun melalui infrastruktur fisik semata, tetapi juga melalui kokohnya persatuan sosial, kepercayaan masyarakat, serta kepemimpinan yang adil dan merangkul seluruh golongan.
“Pilkades 2026 Desa Sungai Dua Indah harus menjadi momentum untuk memilih pemimpin yang mampu mempersatukan masyarakat, bukan sebaliknya. Desa ini membutuhkan sosok yang hadir untuk semua, bekerja untuk semua, dan merangkul semua lapisan tanpa membedakan kelompok, kepentingan, maupun perbedaan pilihan politik,” ujar Gayos.
Sebagai akademisi di bidang ilmu pemerintahan, Gayos menegaskan bahwa kepala desa memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. Dalam konteks desa, perpecahan akibat kontestasi politik sering kali meninggalkan dampak sosial yang panjang jika tidak disikapi secara dewasa.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pilkades sebagai ajang demokrasi yang sehat, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan yang selama ini menjadi kekuatan utama kehidupan desa.
“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi, tetapi persatuan adalah fondasi desa. Jangan sampai Pilkades hanya karena perbedaan pilihan justru merusak hubungan kekeluargaan, persaudaraan, dan gotong royong yang telah lama terbangun di Desa Sungai Dua Indah,” tegasnya.
Gayos juga menekankan bahwa masyarakat harus lebih bijak dalam menentukan pilihan dengan melihat kualitas calon secara objektif. Rekam jejak, integritas, kapasitas kepemimpinan, visi pembangunan, serta kemampuan menjaga harmoni sosial harus menjadi pertimbangan utama.
“Jangan memilih hanya karena kedekatan, tekanan, atau kepentingan sesaat. Pilihlah calon yang benar-benar memiliki komitmen untuk membangun desa, memberdayakan masyarakat, dan mampu menjadi pemimpin pemersatu. Kepala desa adalah pelayan masyarakat, bukan pemimpin untuk kelompok tertentu saja,” katanya.
Lebih lanjut, Gayos menyarankan agar para calon kepala desa juga mampu memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat dengan mengedepankan adu gagasan, program kerja, serta etika demokrasi yang santun.
Menurutnya, Pilkades yang sehat seharusnya menjadi ruang kompetisi ide dan solusi, bukan arena saling menjatuhkan yang justru berpotensi memecah belah masyarakat.
“Desa Sungai Dua Indah membutuhkan persaingan yang sehat dalam gagasan, bukan konflik yang menciptakan sekat sosial. Siapa pun yang terpilih nantinya harus menjadi milik seluruh masyarakat Desa Sungai Dua Indah,” ujarnya.
Sebagai Seorang yang lahir dan besar di Desa Sungai Dua Indah Gayos Alfajri juga mengajak generasi muda, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan seluruh elemen desa untuk bersama-sama menjaga suasana Pilkades tetap kondusif, damai, dan penuh tanggung jawab.
Ia berharap Pilkades 2026 menjadi tonggak lahirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa Sungai Dua Indah menjadi desa yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.
“Bersatu untuk Desa Sungai Dua Indah harus menjadi semangat utama kita bersama. Pilkades ini bukan tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi tentang bagaimana Desa Sungai Dua Indah ke depan memiliki pemimpin terbaik yang mampu menjaga persatuan, membangun kemajuan, dan mewariskan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya,” pungkas Gayos Alfajri, S.IP., M.IP.

















