ROKAN HULU | dimatahati.com- Ketahanan pangan nasional merupakan salah satu program strategis pemerintah yang memerlukan dukungan dari seluruh elemen bangsa, termasuk Polri. Sebagai bentuk komitmen mendukung program tersebut, Polsek Kunto Darussalam terus berperan aktif melakukan pendampingan dan monitoring sektor pertanian, khususnya dalam pengendalian hama dan penyakit tanaman serta pengelolaan irigasi dan sumber air pertanian guna menjaga produktivitas lahan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring dan pengecekan perkembangan tanaman jagung hibrida di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (12/06/2026). Kegiatan ini bertujuan memastikan tanaman tumbuh optimal melalui pengawasan terhadap potensi serangan hama dan penyakit serta ketersediaan air yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan budidaya pertanian.
Pengecekan dilakukan oleh Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam, Ipda Juliar, bersama Bhabinkamtibmas Desa Pasir Luhur, Bripka Ricardo Sibarani. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Pasir Luhur Soleman, pengurus BUMDes Sri Rejeki, perangkat desa, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Kunto Darussalam melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi tanaman jagung sekaligus berdialog dengan petani mengenai langkah-langkah pengendalian hama dan penyakit tanaman, kondisi irigasi, ketersediaan sumber air, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.
Monitoring ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi gangguan yang dapat menurunkan produktivitas tanaman dan hasil panen.
Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung hibrida yang ditanam pada 11 Mei 2026 tumbuh dalam kondisi baik dan sehat. Pada usia tanam sekitar 32 Hari Setelah Tanam (HST), tanaman memperlihatkan pertumbuhan yang optimal tanpa ditemukan gangguan signifikan akibat hama maupun penyakit tanaman. Ketersediaan air untuk kebutuhan pertumbuhan tanaman juga terpantau dalam kondisi cukup dan mendukung perkembangan tanaman secara berkelanjutan.
Pengendalian hama dan penyakit tanaman merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas dan produktivitas hasil pertanian. Sementara itu, pengelolaan irigasi dan sumber air yang baik menjadi faktor utama dalam memastikan tanaman memperoleh kebutuhan air yang cukup selama masa pertumbuhan. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan menjaga keberlanjutan produksi pertanian masyarakat.
Kapolsek Kunto Darussalam, AKP Joko Frasanta, mengatakan bahwa Polri akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui sinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat.
“Polri mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Melalui monitoring pertanian, pengendalian hama dan penyakit tanaman, serta pengelolaan irigasi dan sumber air pertanian yang baik, kami berharap produktivitas pertanian masyarakat dapat terus meningkat sehingga mampu menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan ketahanan pangan memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam menjaga seluruh aspek pertanian, mulai dari perawatan tanaman, pengendalian organisme pengganggu tanaman, hingga pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Dengan potensi pertanian yang dimiliki Desa Pasir Luhur, Polsek Kunto Darussalam optimistis upaya pengendalian hama dan penyakit tanaman serta pengelolaan irigasi yang baik dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang mandiri, tangguh, dan berkelanjutan. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.














