ROKAN HULU | Dimatahati.com- Polri terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui keterlibatan aktif di sektor pertanian masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian pangan daerah guna mengurangi ketergantungan terhadap komoditas impor sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemantauan dan pengecekan perkembangan tanaman jagung hibrida yang dilakukan Polsek Kunto Darussalam di Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (09/06/2026).
Kegiatan dipimpin Kanit Binmas Polsek Kunto Darussalam, Ipda Juliar, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Pasir Luhur, Bripka Ricardo Sibarani. Turut hadir Kepala Desa Pasir Luhur Soleman, pengurus BUMDes Sri Rejeki, perangkat desa, serta masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan lahan pertanian produktif.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan tanaman jagung hibrida tumbuh optimal dan mampu memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat. Selain mengecek kondisi tanaman, personel Polsek Kunto Darussalam juga berdialog langsung dengan petani guna menyerap informasi terkait perkembangan budidaya, kebutuhan pendampingan, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Dari hasil pengecekan diketahui tanaman jagung hibrida yang ditanam pada 11 Mei 2026 menunjukkan pertumbuhan yang baik dan sehat. Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa sektor pertanian masyarakat memiliki potensi besar dalam meningkatkan produksi pangan lokal secara berkelanjutan.
Kapolsek Kunto Darussalam, AKP Joko Frasanta, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen mengawal program-program strategis yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, termasuk di sektor pertanian. Melalui pendampingan dan pemantauan yang berkelanjutan, kami berharap produktivitas pertanian terus meningkat sehingga mampu memperkuat kemandirian pangan daerah dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat desa, kelompok tani, BUMDes hingga masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di pedesaan.
Pertumbuhan jagung hibrida yang positif di Desa Pasir Luhur menjadi gambaran bahwa potensi pertanian lokal mampu berkembang menjadi salah satu penopang kebutuhan pangan daerah. Jika terus dikelola dan didampingi secara berkelanjutan, sektor pertanian masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap target swasembada pangan nasional.
Melalui kehadiran dan pendampingan yang konsisten, Polsek Kunto Darussalam terus memperkuat perannya sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan sektor pertanian. Langkah tersebut menjadi wujud nyata dukungan Polri dalam mendorong peningkatan produksi pangan, memperkuat kemandirian pangan daerah, serta mengurangi ketergantungan bangsa terhadap komoditas impor.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif














